Event

Pameran Seni Rupa Art Madangi Oleh Kelompok Durno Di Gallery Prawirotaman Hotel Yogyakarta

Pameran Seni Rupa Art Madangi Oleh Kelompok Durno Di Gallery Prawirotaman Hotel Yogyakarta

Pameran Seni Rupa Art Madangi Oleh Kelompok Durno Di Gallery Prawirotaman Hotel Yogyakarta

Impessa.id, Yogyakarta : Gallery Prawirotaman Hotel Yogyakarta bekerja sama dengan Komunitas Durno, menggelar eksibisi seni bertemakan “Art Madangi”, pada 25 Oktober 2019 hingga 10 Januari 2020.

Melalui eksibisi seni tersebut, para seniman anggota Kelompok Durno menjadikan Matahari sebagai tema filosofis pusat dari inti seni, dan mengajak pengunjung pameran untuk bersama-sama belajar intisari dari matahari melalui bahasa seni.

Matahari merupakan salah satu bintang yang merupakan pusat dari system tata surya kita. Dia memberikan cahayanya ke bumi, membawa kehangatan pada semua yang disentuhnya, dan pada akhirnya membuat semua makhluk dapat bertahan hidup.

Seniman yang terlibat memiliki ekspresi dan kepekaan rasa tersendiri, dalam mempresentasikan karya seni mereka, baik secara visual abstraksi, ekspresif, realis dan beberapa karya tiga dimensi patung.

“Memiliki kesadaran terhadap lingkungan sangatlah penting, hal ini bisa di bahasakan melalui bahasa apa saja termasuk bahasa seni rupa. Bahkan hal yang berhubungan dengan matahari itu untuk seluruh bumi dan semua mahkluk di dalamnya,” ucap Rudolf, pecinta seni asal Swiss yang bermukim di Jogja, saat membuka pameran kelompok Durno.

Iwan Ridwan Munajat, General Manager Gallery Prawirotaman Hotel Yogyakarta menuturkan. “Gallery Prawirotaman Hotel Yogyakarta berkeinginan dapat menjadi jembatan antara artis dan masyarakat. Berharap dapat berkontribusi dalam perkembangan seni, membantu orang-orang untuk dapat memahami dan mencintai karya seni,” ujarnya.

Eksibisi seni yang melibatkan 17 seniman dan menampilkan 38 lukisan dan 3 patung dapat disaksikan di Art Gallery Prawirotaman yang berada di lantai 5 Gallery Prawirotaman Hotel Yogyakarta setiap hari dari pukul 9.00 sampai dengan puku 21.00 WIB, secara gratis.(Meuz Prast/Antok Wesman)