Ekonomi-Bisnis

Etalase Budaya Jawa Di Taman Arkeologi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko

Etalase Budaya Jawa Di Taman Arkeologi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko

Hetty Herawati, Direktur Pemasaran dan Pelayanan TWC didampingi jajaran manajemen dalam Press Conference Musim Ramai Lebaran 1440 Hijriyah di Rama Shinta Garden Resto, Ramayana Prambanan, Senin (3/6/19)

Impessa.id, Yogyakarta : Libur Idul Fitri adalah momen penting untuk berkumpul dan berekreasi bersama keluarga. Taman Wisata Candi (TWC) siap menyambut dan mewujudkan pengalaman liburan terbaik untuk keluarga dengan menghadirkan etalase kesenian dan kuliner Jawa di Taman Arkeologi Prambanan, Borobudur dan Ratu Boko. PT. TWC selaku pengelola kawasan wisata warisan budaya bangsa Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko menyadari sepenuhnya kebutuhan Taman Wisata yang nyaman dan menarik untuk keluarga.

Libur lebaran juga dimanfaatkan untuk berlibur bersama, karena semangat silahturahim sedang tinggi-tingginya dan keluarga besar berkumpul. Pengalaman wisata yang menyenangkan menjadi kenangan indah tak terlupakan, sehingga penting untuk merencanakan acara dan destinasi wisata yang menyenangkan bagi seluruh anggota keluarga.

Hetty Herawati, Direktur Pemasaran dan Pelayanan TWC kepada wartawan, Senin (3/6/19) mengatakan “Kunci utama untuk bisa mendapatkan pengalaman berwisata yang menyenangkan adalah wisatawan merasa nyaman. Oleh karena itu selaku pengelola kawasan destinasi wisata menyadari pentingnya untuk senantiasa meningkatkan 3-A yakni, Akses, Atraksi dan Amenitas, dalam menyambut Masa Ramai Liburan Lebaran 2019 pada 1 - 15 Juni 2019”.

“Untuk mengantisipasi melonjaknya jumlah pengunjung ke Kawasan Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, kami menambah beberapa pintu masuk dengan kantong parkir di dekatnya. Ada 5 gate atau pintu masuk di Prambanan dan 2 pintu masuk di Borobudur, yang tadinya hanya 1 pintu masuk saja. Selain itu kami juga memperbaiki ticketing system dan menambah mesin scan tiket termasuk cashless gate bekerja sama dengan Brizzi, Tap Cash dan pembayaran dengan LinkAja. Ada 14 pintu Scan Tiket di Borobudur dan 12 di Prambanan, lebih banyak dibanding tahun lalu,” ungkap Hetty Herawati.

Press Conference Musim Ramai Lebaran 1440 Hijriyah yang berlangsung Senin (3/6/19) di Rama Shinta Garden Resto Ramayana Prambanan dihadiri oleh GM Manohara Borobudur Jamaludin Mawardi, GM Unit Teater Pentas Chrisnamurti Adiningrum, GM Komersial Emilia Eny Utari, Direktur Pemasaran dan Pelayanan Hetty Herawati, GM Unit TWC Prambanan Aryono Hendro Malyanto, GM Unit TWC Ratu Boko Wiharjanto dan Manager Pemasaran dan Pelayanan Haryadi Tidargogiri, serta manajemen dan staff PT TWC.

TWC juga melibatkan pelajar dan mahasiswa pencinta dan peduli heritage untuk membantu pengunjung dengan informasi di Taman Candi, dalam mempromosikan dan menularkan kecintaan akan heritage dan filosofi budaya Indonesia di kalangan generasi muda.

“Kami paham, bahwa di jaman now wisatawan membutuhkan konten dan atraksi yang tidak membosankan untuk dibagikan di sosial media. TWC berkomitmen untuk melestarikan authenticity dan konteks budaya lokal di kawasan Taman Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko. Karena itu kami menggandeng seniman-seniman lokal dan masyarakat untuk berbagi atraksi budaya, Di Borobudur ada pertunjukan seni khas Jawa seperti Cokekan, Perkusi, Kidung Karmawibangga, pertunjukan Askrab. Di Prambanan ada Jatilan, Prajurit Kraton, Wanoro, music dolanan anak. Sedangkan di Ratu Boko ada Gejog Lesung, Cokekan, Srandul, Akustik, Tari tradisional,“ ungkap Emilia, General Manager Komersial TWC.

Pertunjukan megah spesial Lebaran “The Legend of Roro Jonggrang” berlangsung di Teater Indoor Trimurti Prambanan, menampilkan seniman tari lokal bertaraf internasional. Pertunjukan tari itu mengangkat kisah cinta Roro Jonggrang yang berakhir dengan tragedi, dalam balutan koreografi unik, gabungan tari tradisional dengan modern dance nan dinamis.

The legend of Roro Jonggrang spesial Lebaran dihelat setiap hari pada tanggal 7-15 Juni, jam 14.00-15.00 WIB. Sementara itu, pentas Ramayana di Panggung Terbuka juga hadir setiap hari pada tanggal 5-13 Juni, pukul 19.30 WIB. Pengunjung dapat bersantai menikmati hidangan di bawah taburan gemerlap bintang-bintang sambil menikmati pemandangan Candi Prambanan di malam hari dari sekitar Gedung Trimurti.

TWC berkomitmen terus meningkatkan kenyamanan pengunjung dengan perbaikan amenities. Borobudur dan Prambanan dilengkapi dengan jalur untuk difabel, dan perawatan fasilitas toilet sebaik mungkin. TWC juga mengembangkan transportasi ramah lingkungan dengan mobil listrik di dalam kawasan candi. Ada Hover Cart yang bisa disewa di Prambanan.

Masih dalam rangka liburan Lebaran 2019, TWC menggandeng chef berstandar dunia yang tergabung dalam Association Culinary Professional (ACP) mempersembahkan rangkaian menu special Dahar Pitu di Resto Manohara – Borobudur, Resto Prambanan, Ratu Boko Sunset Resto dan RamaShinta Garden Resto Prambanan.

“Dahar Pitu adalah tujuh menu kuliner spesial Lebaran yang kami kembangkan sebagai gerbang untuk memperkenalkan khazanah warisan kuliner dan kekayaan alam Tanah Jawa sekaligus memanjakan lidah pengunjung di momen istimewa ini. Dalam mengembangkan Dahar Pitu, kami menggunakan produk-produk lokal untuk menampilkan kekayaan alam Tanah Jawa,” ujar Hetty Herawati.

Dijelaskan oleh Chef Ronald Silvano selaku koordinator dari ACP “Menu Dahar Pitu terdiri dari Nasi Puteri Manohara, Selada Nusantara, Gedhang Gapit, Gedhang kuning, Tape Sos Jowo, Lumpia Sayur, Brongkos dan Sate Jawi. Nasi Puteri Manohara adalah sajian nasi yang dimasak dengan kaldu Daging Kambing yang diolah dengan taburan Kismis disajikan dengan Daging Kambing Kurma, cocok untuk hidangan Halal Bihalal keluarga.

Pada Lebaran juga dibuka Coffeeshop BoKopi di Ratu Boko dengan signature Kopi Robusta Merapi yangi bisa dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Aneka Kopi Nusantara juga tersedia, mulai dari Tanah Aceh hingga Toraja. Diantaranya, Robusta Sidikalang, Arabica Gayo, Arabika Mandailing, Arabika Bali Kintamani, Arabika Flores dan Toraja Mamasa. Sajian khusus Es Krim Gelato, anak-anak bisa menikmati segarnya Temple Gelato yang disajikan dari VW Combi yang dimodifikasi semacam Food-truck.

“Pada intinya, komitmen utama kami adalah untuk memberikan pengalaman yang menyenangkan untuk pengunjung di kawasan Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko. Selain aneka kesenian lokal, hadirnya restoran lokal, kafe Food-truck yang berada di kawasan Taman Wisata Candi menjadi sarana bagi wisatawan untuk lebih merasakan kekayaan budaya dan alam sekitar melalui makanan dan minuman,” pungkas Hetty Herawati. (Achmad/Antok)