Pameran Berskala Internasional Jalan Menuju Media Kreatif Ke-18 Berlangsung Di Pendhapa Art Space Yogyakarta, 23-29 Oktober 2026
Pameran Berskala Internasional Jalan Menuju Media Kreatif Ke-18 Berlangsung Di Pendhapa Art Space Yogyakarta, 23-29 Oktober 2026
Impessa.id, Yogyakarta, Indonesia, Oktober 2026: Pameran seni media rekam tahunan bertajuk Jalan Menuju Media Kreatif #18 (JMMK #18) berlangsung pada 23-29 Oktober 2026 di Pendhapa Art Space (PAS), Jl. Prof. Dr. Wirjono Projodikoro (Ring Road Selatan), Tegal Krapyak, Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta. Pembukaan pameran berlangsung Jumat (23/10/2026) oleh Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, KGPAA Paku Alam X. Tahun ini, JMMK #18 mengusung tema "Re; Definition • Re; Interpretation • Re; Application". Fokus utama pameran berpusat pada respons ekosistem seni terhadap disrupsi teknologi kontemporer, khususnya perkembangan Kecerdasan Buatan (AI), serta bagaimana teknologi tersebut memengaruhi cara manusia berkarya tanpa menghilangkan batasan etika dan kepekaan kemanusiaan.


Pameran memajang 161 karya seni yang melibatkan partisipasi seniman dari 12 negara (seperti Turki, Australia, Malaysia, Thailand, Italia, Jerman, dsb.) bekerja sama dengan Pendhapa Art Space dan Project Eleven Australia. Ragam karya yang ditampilkan meliputi: Fotografi (termasuk penayangan karya cetak tua), Film Fiksi & Film Dokumenter, Video Arts & Video Musik, Animasi & Game, serta Eksperimentasi & Konten Digital. Gelaran kali ini dilaksanakan di luar area kampus agar bisa dinikmati lebih luas oleh masyarakat umum, Gratis (terbuka untuk publik tanpa reservasi).


Pengunjung juga dapat mengikuti berbagai agenda interaktif sepanjang pekan pelaksanaa, masing-masing;
-Screening & Sharing Session: Pemutaran film dan karya mahasiswa lintas program studi (24–28 Oktober 2026 pukul 13.00 WIB).
-Artist Talk: Diskusi mendalam bersama para seniman, salah satunya membahas "Cyanogram Dalam Arena Seni Hari Ini" (29 Oktober 2026 pukul 14.00 WIB).
-Layanan Inklusif: Tersedia 10 pendamping khusus yang bekerja sama dengan Unit Layanan Disabilitas ISI Yogyakarta untuk membantu memfasilitasi pengunjung penyandang disabilitas.Hadir di
Selain menyajikan karya-karya inovatif dari mahasiswa dan seniman muda, perhelatan tahun ini juga mencatatkan momen bersejarah. JMMK #18 menghadirkan pameran khusus yang menampilkan koleksi karya fotografi cetak tua (alternative process photography) karya Rektor ISI Yogyakarta, Prof. Dr. Irwandi, S.Sn., M.Sn. Pameran tunggal/khusus ini diselenggarakan secara istimewa dalam rangka memperingati dan merayakan pengukuhan gelar akademik Guru Besar (Profesor) beliau di bidang ilmu seni media rekam.


Keterlibatan kurator utama internasional asal Australia, Dr. Fassih Keiso, semakin mempertegas komitmen JMMK #18 dalam memperluas jangkauan serta memperkuat wacana seni media rekam Indonesia di kancah global. Seain berorientasi global, pameran juga menaruh perhatian besar pada aspek aksesibilitas lokal. Selaras dengan visi dan misi Rektor ISI Yogyakarta untuk mewujudkan ekosistem seni yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan, panitia JMMK #18 bekerja sama secara intensif dengan Unit Layanan Disabilitas (ULD) ISI Yogyakarta. Melalui kolaborasi ini, sebanyak 10 orang gallery sitter telah dibekali pelatihan dan pembekalan khusus agar siap mendampingi serta memfasilitasi saudara-saudara penyandang disabilitas. Langkah ini memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat turut mengapresiasi dan menikmati setiap sajian pameran secara setara, aman, dan nyaman. (Humas ISI Yogyakarta/Antok Wesman-Impessa.id)
