Event

Pameran Arsip 24tahun Apollo10 Mengudara Di Jackass Coffee n Co Sleman Yogyakarta, Kamis, 14 Desember 2023

Pameran Arsip 24tahun Apollo10 Mengudara Di Jackass Coffee n Co Sleman Yogyakarta, Kamis, 14 Desember 2023

Pameran Arsip 24tahun Apollo10 Mengudara Di Jackass Coffee n Co Sleman Yogyakarta, Kamis, 14 Desember 2023

Impessa.id, Yogyakarta: Merayakan perjalanan musik Apollo10 bersama rudeboys dan rudegirl dalam pameran arsip “24tahun Apollo10 Mengudara”, bernostalgia dan berdanska, mengundang semua pada 14 Desember 2023, pukul 19.00 WIB – selesai, bertempat di Jackass Coffee & Co. Jl. Nologaten No.833-297, Tempel, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Performer ada @apollo10_official, @buddyjam dan @coolestterror, dengan HTM: 25k include coffee from Jackass.

APOLLO 10 adalah sebuah band yang bergenre musik Ska yang terbentuk di akhir tahun 1999 tepatnya pada tanggal 10 Oktober 1999 di Yogyakarta. Formasi awal APOLLO 10 yang terdiri dari Anto (vocal 1), Piyel (vocal 2), Annas (gitar 1), Singgih (gitar 2), Arjo (bass), Dimas (keyboard), Andri (drum).

Pada awal 2004 APOLLO 10 mencoba membuat sebuah karya dalam bentuk demo album bertajuk “JRSC”, yang terdiri dari 3 track lagu yang berjudul Imagination, Nostalgia, dan Jogja Rudeboy and Skinhead Crew. Demo album APOLLO 10 sendiri sudah sampai di Rep. Ceko melalui Don Bruno dari Banana Fanzine dan masuk dalam kompilasi Banana Fanzine #5 bersama Shaggydog (Yogyakarta) dan beberapa band luar negeri lainnya.

Pada akhir tahun 2005, 2 lagu dari APOLLO 10 yang berjudul Nostalgia dan Imagination masuk dalam kompilasi “Rise Up: 3-Nation Compilation”. Kompilasi tersebut di rilis dalam bentuk fisik kaset yang berisi beberapa grup band Ska yang berasal dari Indonesia, Belanda, dan Swiss.

Seiring berjalannya waktu dan terbentur oleh kesibukan beberapa personil, APOLLO 10 merubah formasi personil inti menjadi Dian (vocal), Annas (gitar/backing vocal), Pete (keyboard), Andri (drum), dan dibantu dengan beberapa personil additional yaitu Febri (bass), Nasrullah (trompet), Agus (trombone), dan Danar (saxophone).

Dengan formasi personil yang baru ini APOLLO 10 mencoba memasukkan unsur warna musik Ska yang sedikit berbeda dengan band- band Ska lainnya tanpa mengesampingkan pakem atau dasar musik Ska yang asli dari Jamaika, dan terus menciptakan beberapa karya yang tetap masih bercerita tentang realita kehidupan sehari-hari dan sedikit tentang kritik sosial. (Angelina Manar/Antok Wesman-Impessa.id)