Event

Festival Sinema Perancis 2023 Kini Dapat Ditonton Dirumah Bersama Keluarga Lewat Aplikasi Klik Film

Festival Sinema Perancis 2023 Kini Dapat Ditonton Dirumah Bersama Keluarga Lewat Aplikasi Klik Film

Festival Sinema Perancis 2023 Kini Dapat Ditonton Dirumah Bersama Keluarga Lewat Aplikasi Klik Film

Impessa.id, Yogyakarta: Direktur IFI-LIP Yogyakarta, François Dabin didampingi penterjemah Inta Devi, jelang pembukaan Festival Sinema Perancis 2023 di XXI Empire Yogyakarta, Jumat petang (17/11/2023) kepada Impessa.id menuturkan bahwa kehadiran Festival Sinema Perancis 2023 menampilkan edisi spesial yang berbeda dengan edisi-edisi sebelumnya.

“Kali ini IFI-LIP berkolaborasi dengan Klik Film, dan XXI, dalam penayangan film-film terbaru dan sangat berkualitas, contohnya film yang berjudul ‘Anatomy of a Fall’ yang mendapat penghargaan Palm d’Or, pada Mei 2023. Kemudian film-film lainnya dapat dinikmati secara luring, langsung di ruang-ruang sinema, atau bisa juga dinikmati di rumah, melalui platform KlikFilm. Jadi bentuknya hybrid,” ungkap Francois Dabin.

Untuk jumlah judul film yang ditayangkan Francois Dabin menjelaskan, “Kalau untuk di ruang sinema, tersedia 19 judul film, dan yang ada di platform online itu ada 10 judul film”.

Ketika Impessa.id menanyakan apa spesialnya Festival Sinema Perancis di Yogyakarta, dibandingkan dengan di kota lainnya, Direktur IFI-KIP Yogyakarta itu menjelaskan, “Untuk perbedaan program di Yogyakarta dengan di Jakarta misalnya, bisa dibilang 70-80 persennya sama, cuman perbedaannya khusus di Jogja, kami menayangkan film dalam rangka pre-event Festival Film Dokumenter, yang hanya ada di Jogja.”

Sejak dibentuk pada tahun 1996, Festival Sinema Prancis (FSP) diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Prancis Indonesia dan Institut français Indonesia tersebar di banyak kota di Indonesia, dimana setiap tahunnya mengumpulkan ribuan penonton. FSP digelar untuk menyoroti keragaman dan kreativitas dari sinema Perancis.

Dari 17 hingga 26 November 2023, FSP hadir dalam format hybrid bekerjasama dengan platform streaming Klik Film dan distributor film XXI. Lebih dari dua puluh film diputar di bioskop di 13 kota di Indonesia. Sedangkan dari tanggal 20 hingga 26 November 2023, 10 film tersedia untuk streaming secara gratis di platform Klik Film.

Di Yogyakarta, pemutaran film berlangsung di Institut Français Jalan Sagan No. 3 secara gratis, terbuka untuk umum tanpa pendaftaran. Seluruh film bertakarir Bahasa Inggris atau Bahasa Indonesia.

Pada 17 November 2023 ditandai dengan pembukaan festival di XXI Empire Yogyakarta (by invitation) dengan penayangan perdana film “Animal Kingdom” (2023), yang juga dipresentasikan tahun ini di Festival Cannes. Selanjutnya, pada 26 November 2023, festival ditutup dengan penayangan film perdana “The Three Musketeers – Part I: D’Artagnan” (2023).

Pada saat festival berlangsung, salah satu aktor-penari yang berakting pada film terbarunya Cédric Klapisch “Rise” (2022), Mehdi Baki, singgah ke Yogyakarta untuk mempresentasikan filmnya, berdiskusi dengan audiens dan melakukan lokakarya.

Selain itu, sebagai penghormatan kepada sineas Jean-Pierre Melville, diadakan retrospektif untuk memperingati 50 tahun kematian beliau. Film-film seperti “Léon Morin, prêtre” (1961), “Army of Shadows” (1969), dan “The Red Circle” (1970) diputar selama festival untuk lebih memahami karya-karyanya yang menginspirasi sineas internasional terkemuka (Quentin Tarantino, Martin Scorsese, Michel Mann dan bahkan Jim Jarmusch, salah satu pendahulu aliran Nouvelle Vague.

Agenda Festival Sinema Perancis 2023 di Yogyakarta;

Tanggal               Jam         Judul Film                                                            Tempat   

Jumat,    17 Nov    19.00         Animal Kingdom (by invitation)                              Empire XXI

Sabtu,    18 Nov     14.00        Calamity, a Childhood of Martha Jane Cannary       IFI Yogyakarta

Sabtu,    18 Nov     16:30        Autobiography                                                     IFI Yogyakarta

Sabtu,    18 Nov     19.00        Anatomy of a Fall                                                IFI Yogyakarta

Minggu, 19 Nov     13.00         The Candidate (Pre-event FFD)                              IFI Yogyakarta

Minggu, 19 Nov    15.30         Amal (Pre-event FFD)                                           IFI Yogyakarta

Minggu, 19 Nov    17.30         Inner Wars (Pre-event FFD)                                  IFI Yogyakarta

Minggu, 19 Nov    19.00         Zero Fucks Given                                                IFI Yogyakarta

Senin,     20 Nov    19.00        The Red Circle                                                    IFI Yogyakarta

Selasa,    21 Nov    19.00        The Innocent                                                      IFI Yogyakarta

Rabu,      22 Nov    19.00        Grand Paris                                                        IFI Yogyakarta

Kamis,    23 Nov    19.00        The Taste of Things                                              IFI Yogyakarta

Jumat,    24 Nov     19.00        Rise                                                                  IFI Yogyakarta

Sabtu,    25 Nov      14.00       Léon Morin, Priest                                              IFI Yogyakarta

Sabtu,    25 Nove    16.30       Everybody Loves Jeanne                                     IFI Yogyakarta

Sabtu,    25 Nov      19.00       Final Cut                                                            IFI Yogyakarta

Minggu, 26 Nov     14.00        Army of Shadows                                                IFI Yogyakarta

Minggu, 26 Nov     16.30        Not My Type                                                       IFI Yogyakarta

Minggu, 26 Nov     19.00        The Three Musketeers - D’Artagnan                      IFI Yogyakarta    

Kehadiran Festival Sinema Perancis menurut Francois Dabin untuk memberikan panorama yang berbeda bagi para penonton di Indonesia yang terbiasa menonton film Indonesia, film Amerika, atau film-film untuk festival JAFF, yang peminatnya cukup banyak, “Mereka seneng nonton film-film Asia, dan kami ingin menawarkan film-film yang dari Perancis atau dari Eropa, seperti Festival Film Italia, peminatnya juga cukup banyak, sehingga kami ingin menawarkan panorama baru terkait film-film karya sineas Perancis, karena melalui fim kita dapat mengenal budaya negara tersebut, dan melalui film Perancis, kami ingin mengenalkan Perancis lebih ke orang-orang Indonesia,” imbuhnya lebih lanjut. (Antok Wesman-Impessa.id)