Event

BPIP - Lemhannas Sepakati Platform Penguatan Wawasan Kebangsaan

BPIP - Lemhannas Sepakati Platform Penguatan Wawasan Kebangsaan

BPIP - Lemhannas Sepakati Platform Penguatan Wawasan Kebangsaan

Impessa.id, Yogyakarta: Humas Badan Pembina Ideologi Pancasila dari Jakarta mengabarkan bahwa Kepala BPIP RI, Prof. Drs KH Yudian Wahyudi MA, PhD. menyatakan kolaborasi dan akselerasi Pembinaan Ideologi Pancasila begitu penting untuk melibatkan Lembaga Negara, salah satunya adalah Lembaga Ketahanan Nasional (LEMHANNAS) yang menjadi salah satu mitra strategis bagi BPIP dalam Pembinaan Ideologi Pancasila, terutama dalam penyusunan materi dan bahan ajar Pancasila. Pernyataan tersebut disampaikannya saat menerima kunjungan Gubernur LEMHANNAS, Andi Widjajanto SSos, MSc di Ruang Rapat Utama Gedung BPIP, Jum’at (11/03.2022).

Dalam pertemuan itu, Prof. Yudian berkomitmen untuk menindaklanjuti kerjasama yang sudah dilaksanakan sebelumnya, sehingga diharapkan program-program yang telah direncanakan dapat terealisasikan dengan baik. "Ditunjang dengan Tugas dan Fungsi Lemhannas dan BPIP yang saling terkait seperti penyelenggaraan pendidikan, pengkajian, dan pemantapan nilai-nilai kebangsaan dalam rangka mengokohkan karakter kebangsaan. Saya berharap kerjasama yang sudah disepakati agar dilakukan sesegera mungkin.", ungkapnya saat memberikan sambutan pada pertemuan antara BPIP dan LEMHANNAS.

Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto medukung ide kerja sama tersebut dengan menyatakan bahwa LEMHANNAS dan BPIP perlu memperkuat sinergitas dalam pemahaman bersama tentang Wawasan Kebangsaan dengan dasar Ideologi Pancasila.

Ia berharap muncul kemitraan di antara kedua lembaga dalam penyusunan materi-materi Pendidikan dan Pelatihan Pembinaan Ideologi Pancasila untuk berbagai kalangan. Agar lebih menyasar kelompok milenial sebagai pengguna terbesar teknologi komunikasi terkini, Andi mendorong penyampaian nilai-nilai Pancasila agar bertransformasi ke dalam dunia digital seperti melalui aplikasi. Ia juga berharap selain BPIP dan Lemhannas ada keterlibatan MPR untuk menyatukan pemahaman tentang Pancasila dan perkuat tentang empat pilar kebangsaan lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Kepala BPIP Prof. Drs Hariyono MPd menekankan poin penting dalam kerjasama antara BPIP dan LEMHANNAS pada penyamaan persepsi tentang materi Pembinaan Ideologi Pancasila di Kementerian atau Lembaga Pemerintah. Sehingga tidak ada lagi versi atau tafsir-tafsir lain yang beragam apalagi yang bertentangan dengan Ideologi Pancasila. “Salah satu isi dari MoU itu adalah upaya mempersatukan materi atau tafsir-tafsir tentang Pancasila yang ada di lembaga pemerintahan sehingga tidak ada versi-versian soal Pancasila”, tegasnya.

Kunjungan Gubernur Lemhanas ke BPIP mendapatkan apresiasi dari Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP Antonius Benny Susetyo. Ia memberikan pujian atas kesungguhan niat LEMHANNAS untuk berkolaborasi dan bergotong royong dalam menyatukan pemahaman serta pembumian Pancasila. Niat baik kerja sama ini didukung oleh para pejabat tinggi madya dan pratama dari kedua lembaga yang turut hadir secara offline maupun online hingga acara selesai. (Humas BPIP/UIN Suka/Antok Wesman-Impessa.id)