Event

Rayakan Milad Ke-107 Muhammadiyah Di UMY, Jalur Lambat Ringroad Selatan-Barat Yogyakarta, Ditutup Sementara.

Rayakan Milad Ke-107 Muhammadiyah Di UMY, Jalur Lambat Ringroad Selatan-Barat Yogyakarta, Ditutup Sementara.

Rayakan Milad Ke-107 Muhammadiyah Di UMY, Jalur Lambat Ringroad Selatan-Barat Yogyakarta, Ditutup Sementara.

Impessa.id, Yogyakarta : Senin sore hingga malam, 18 November 2019, tepatnya pukul 17.00 hingga 22.00 WIB, jalur lambat Ringroad Selatan-Barat menuju kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta –UMY, ditutup sementara untuk lalu-lintas umum, karena dipergunakan menjadi area parkir tamu perayaan Milad ke-107 organisasi massa Muhammadiyah, yang dihadiri sedikitnya 10-ribu anggota Muhammadiyah dari seluruh penjuru Tanah Air, mengingat areal parkir di dalam kampus hanya mampu menampung maksimal 420 mobil.

Hal itu terungkap dalam Jumpa Pers Milad Muhammadiyah ke-107, Sabtu (16/11) di Lobi Rektor Gedung Ar. Fakhruddin A. UMY bersama Rektor UMY Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, M.P, dan Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr. Agung Danarto, M.Ag serta Ketua Pelaksana Milad.

Tepat pada 18 Rabi’ul-Awal 1441 Hijriyah atau 18 November 2019 Masehi, Muhammadiyah telah memasuki usia yang ke-107. Pergerakan organisasi yang didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan telah banyak memberi kontribusi nyata bagi Bangsa Indonesia, salah satunya pendidikan. Untuk kembali memompa semangat dan mengajak seluruh lapisan masyarakat berkontribusi pada bidang pendidikan. Muhammadiyah menggelar Milad 2019 dengan tema “Mencerdaskan Kehidupan Bangsa”.

Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr. Agung Danarto, M.Ag. menjelaskan bahwa pada perayaan milad, Muhammadiyah kembali memperkuat posisinya untuk selalu memberikan kontribusi bagi umat. “Tema Mencerdaskan Kehidupan Bangsa sebenarnya sudah klasik bagi Muhammadiyah, karena sejak awal berdiri, salah satu fokusnya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Saat ini tema Mencerdaskan Kehidupan Bangsa dirasa perlu, dan semakin diperkokoh oleh Muhammadiyah. Kemudian Muhammadiyah juga mengingatkan seluruh elemen bangsa untuk senantiasa membangun kehidupan bangsa melalui pendidikan,” ujar Agung Danarto.

Agung Danarto menambahkan bahwa Cerdas memiliki beberapa makna, pertama adalah memiliki banyak ilmu dan berbagai informasi. Kedua adalah sikap kritis yang ditunjukkan dengan tidak menelan informasi mentah-mentah, tetapi harus melakukan tabayyun terlebih dahulu. Terakhir, orang cerdas itu dapat berfikir visioner dalam rangka untuk menciptakan masyarakat utama yang adil dan makmur.

Dalam Milad Muhammadiyah ke-107 yang diselenggarakan di Gedung Sportorium UMY diluncurkan program yang bernama “Muhammadiyah Online University”, sebagai model penyelenggaraan perguruan tinggi berbasis aplikasi teknologi. Peluncuran program tersebut merupakan cara Muhammadiyah dalam mensikapi perubahan zaman yang menjadi era digital atau yang sering disebut sebagai Revolusi Industri 4.0.

Rektor UMY Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, M.P. menjelaskan bahwa “Muhammadiyah Online University” menjadi inovasi dari Muhammadiyah untuk menghadapi tantangan zaman. Tetapi, selain melakukan pembaharuan bidang pendidikan ke arah digital, Gunawan juga menekankan pentingnya pendidikan karakter yang dilakukan oleh pengajar ke peserta didiknya.

“Menyambut era Revolusi Indusitri 4.0 yang memiliki kendaraan utama komunikasi dunia maya. Muhammadiyah perlu untuk mengantisipasinya. Tetapi kita juga masih melakukan proses pembinaan dan pembangunan karakter sesui dengan ajaran-ajaran Islam, dengan perkuliahan tatap muka,” imbuh Rektor UMY.

Dalam agenda Milad Muhammadiyah ke-107, terdapat peluncuran sistem iuaran anggota Muhammadiyah secara online. Lalu diperkenalkan juga lagu resmi Muktamar Muhammadiyah-Aisyiyah ke-48 yang dilaksanakan tahun 2020 di Kota Solo, Jawa Tengah. Lagu itu ditulis oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr. H. Haedar Nashir, M.Si dan diaransemen oleh Gitaris Sheila On 7, Eross Chandra, yang diiringi oleh tim orchestra UMY, Sang Surya Philharmonic.

Perayaan milad Muhammadiyah 2019 juga bertepatan dengan Milad satu abad Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Athfal, ditandai dengan penampilan tari oleh murid TK ABA untuk memeriahkan rangkaian milad Muhammadiyah dan TK ABA tersebut.

Sehubungan dengan kehadiran tamu-tamu VVIP dari Jakarta, diantaranya, Menteri Agama Fahrul Razi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menko PMK Muhajir Effendy, Kapolri Idham Aziz, Jenderal Ryamizard Riacudu, Mensos diwakili Sekjen Kemensos Hartono Laras dan Dubes RI untuk Lebanon Hajriyanto Y Tohari, maka pengamanan diperketat, seluruh tamu yang akan memasuki Gedung Sportorium UMY, harus melewati pintu detektor logam. (Ak/Antok Wesman)