Dosen Universitas Atma Jaya Yogyakarta Rancang Master Plan Kawasan Wisata Curug Banyunibo Bantul
Impessa.id, Yogyakarta : Amos Setiadi, ST., MT dan Ir. Lucia Asdra Rudwiarti, M.Phil., Ph.D, keduanya Dosen Program Studi di Magister Arsitektur Universitas Atma Jaya Yogyakarta -UAJY, merancang penataan kawasan obyek wisata yang dikemas dalam Program Kemitraan Masyarakat -PKM di Kawasan Wisata Curug Banyunibo, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. Perancangan Master Plan Kawasan Wisata itu merupakan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat –Abdimas, bekerjasama dengan BAPPEDA Kabupaten Bantul dan Kantor Desa Sendangsari.
Penentuan lokasi Abdimas, dengan arahan dan masukan dari Bidang Pengendalian Penelitian dan Pengembangan BAPPEDA Kabupaten Bantul, agar ada sinkronisasi antara program Pemerintah dan Abdimas. Kawasan Wisata Curug Banyunibo dipilih, karena memiliki objek Air Terjun, Mata Air, panorama dan menawarkan wisata pemandangan yang indah dari atas bukit.


Kawasan wisata tersebut memerlukan master plan fasilitas pendukung kegiatan pengunjung dengan penataan yang bertumpu pada panorama alam air terjun. “Abdimas ini bertujuan membuat disain master plan kawasan dan fasilitas pendukung wisata untuk mengoptimalkan potensi yang ada agar mampu mewadahi kegiatan wisatawan dan pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pelaku wisata di tempat tersebut,” ujar Amos.
Disain fasilitas pendukung melibatkan peran warga sebagai pengelola aktif kawasan Curug Banyunibo. Komitmen masyarakat sangat baik dengan upaya yang sudah dilakukan berupa penyediaan fasilitas penunjang secara swadaya. Kesadaran dan respon warga terhadap potensi wisata Curug Banyunibo akan memberi manfaat peningkatan kesejahteraan melalui keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan potensi wisata ini.

Pengabdian pada masyarakat berlangsung Februari hingga Juni 2019. Master plan kawasan wisata yang dirancang meliputi pembuatan gazebo, pendopo, toilet, area parkir, area kuliner, gapura dan perbaikan jalan untuk mempermudah akses ke lokasi. “Sebagai objek wisata, kawasan Curug Banyu Nibo diharapkan akan memberi kontribusi perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan kualitas hidup dan meningkatkan fasilitas bagi wisatawan,” jelas Amos. (Rebekka/Antok Wesman)

