Ekonomi-Bisnis

Sambut Tahun KUDA API, ARTOTEL SUITES BIANTI Sajikan Buffet Spesial FEAST OF FORTUNE

Sambut Tahun KUDA API, ARTOTEL SUITES BIANTI Sajikan Buffet Spesial FEAST OF FORTUNE

Sambut Tahun KUDA API, ARTOTEL SUITES BIANTI Sajikan Buffet Spesial FEAST OF FORTUNE

Impessa.id, Yogyakarta, Indonesia, 30 Januari 2026: Imlek selalu identik dengan harapan baru, keberuntungan dan hidangan kuliner yang penuh dengan makna. Menyambut tahun Kuda Api, ARTOTEL Suites Bianti -Yogyakarta, salah satu hotel bintang lima di kota Jogja ini mengajak masyarakat untuk menikmati Tahun Baru Imlek dengan nuansa yang lebih hangat melalui all you can eat buffet special Tahun Baru Imlek: “Feast of Fortune”.

Salah satu highlight dalam Feast of Fortune ARTOTEL Suites Bianti -Yogyakarta adalah signature dish terbarunya yaitu Steamed Fish. Dalam tradisi Tionghoa, ikan kukus melambangkan kelimpahan dan rezeki yang diharapkan terus mengalir. Team Food & Beverages ARTOTEL Suites Bianti -Yogyakarta menggunakan teknik kukus untuk menjaga kelembutan daging ikan serta memberikan rasa yang autentik.

Tak berhenti di satu menu, Feast of Fortune juga memanjakan tamu dengan unlimited beef-nya. Selain memanjakan lidah, ARTOTEL Suites Bianti -Yogyakarta juga menghadirkan pertunjukkan Barongsai serta alunan Gu Zheng, sebuah alat musik kecapi asal Tiongkok.

Kombinasi visual, suara dan tentunya rasa ini menciptakan atmosfer Imlek yang modern dengan tetap menjaga autentiknya. Menariknya, seluruh pengalaman Feast of Fortune dapat dinikmati oleh tamu dengan harga yaitu Rp. 200.000 saja per orangnya. Feast of Fortune dilaksanakan di TERA All Day Dining, 16 February 2026.

Reza Farhan, selaku General Manager ARTOTEL Suites Bianti -Yogyakarta menjelaskan, “Buat kami, Imlek bukan tentang dekorasi yang meriah, tetapi tentang apa yang terjadi di meja makan. Suasana yang hangat, kuliner yang nikmat. Karena itu, Feast of Fortune,kami rancang berfokus pada hidangan yang bermakna. Steamed Fish kami hadirkan sebagai simbol kelimpahan di awal tahun, sementara unlimited beef menjadi bentuk perayaan tanpa batas. Kami ingin tamu pulang bukan hanya kenyang, tapi membawa perasaan yang dirayakan.” (Immanuel Teja Kumala/Antok Wesman-Impessa.id)