Feature

Duet SIRIN FARID STEVY dan METZDUB, Sukses Luncurkan Single BERANI + BAHAGIA Di Platform Digital

Duet SIRIN FARID STEVY dan METZDUB, Sukses Luncurkan Single BERANI + BAHAGIA Di Platform Digital

Duet SIRIN FARID STEVY dan METZDUB, Sukses Luncurkan Single BERANI + BAHAGIA Di Platform Digital

Impessa.id, Yogyakarta, Indonesia, Mei 2026: Dalam sesi bincang-bincang bersama Sirin Farid Stevy dan Metzdub, bertempat di Brewing Room, Condong Catur, Sleman, Jumat malam (15/5/2026) yang dipandu Desya, berlangsung seru, terungkap meskipun keduanya telah lama menjalin komunikasi, namun mereka melakukan pertemuan musikalnya secara intens di tahun 2025 hingga sepakat menghasilkan single “Berani + Bahagia”.

Yogyakarta dengan ekosistem seninya yang telah mapan menjadikannya sebagai ‘Kawah Candradimuka’ bagi setiap talenta kreatif yang senantiasa ‘lapar’ untuk mewujudkan inovasi baru dan kali ini dua seniman berbeda disiplin ilmu bertemu-berdialog-berkolaborasi, mengawinkan seni menjadi sesuatu yang baru. Mereka adalah Sirin Farid Stevy dan Metzdub.

Sirin Farid Stevy, designer grafis, perupa lulusan tahun 2007 dari Desain Komunikasi Visual, Institut Seni Indonesia Yogyakarta. dan vokalis grup band FSTVLST (baca: festivalist).

Jejak Rekam Sirin Farid Stevy di dunia seni visual. Membuat karya street art pada 2005-2006. Ikut Biennale Jogja X-2009: Jogja Jamming. Sejak itu mulai masuk ke galeri. Pameran tunggal “Dynamic Duos” di Langgeng Gallery Magelang tahun 2008, “URGNT SLNC URGNT SNDS” bersama Deus Ex Machine di Bali, “GDRS GTH” atau godres getih (artinya darah yang menetes deras) bersama Deus Ex Machine di Jakarta, dan “Bahagia itu Sederhana” di Kendra Gallery, Bali tahun 2013. Farid adalah seniman di balik logo PT. KAI. Visual art dan desain grafis, dia terapkan di studio bernama LIBSTUD + LIBCULT.

Sementara itu, Band FSTVLST, grup musik asal Yogyakarta beranggotakan Sirin Farid Stevy (vokal), Roby Setiawan (gitar), Humam Mufid Arifin (bass), Danish Wisnu Nugraha (drum dan perkusi), serta Rio Faradino (kibor), FSTVLST telah menghasilkan 23 lagu dan aktif tampil di berbagai acara musik, baik tingkat lokal Yogyakarta maupun nasional, melalang buana ke berbagai festival musik besar di Indonesia.

Adapun Metzdub adalah produser musik elektronik, DJ, dan desainer suara dikenal karena gayanya yang eklektik dan pendekatan inovatif terhadap suara, ia telah menjadi tokoh terkemuka di kancah musik Yogyakarta selama lebih dari satu dekade. Metzdub juga anggota grup Dubyouth, yang telah memproduksi musik untuk film dokumenter dan artis lain dan "PRACHODAYAT" adalah rilisan solo resmi pertamanya, menampilkan vokalis Elda Suryani.

Bagi Metzdub, "PRACHODAYAT" tidak hanya mencerminkan perjalanan pribadi tetapi juga hubungannya yang erat dengan kota Yogyakarta. Pindah ke Jogja dari Kendal untuk kuliah, dia menemukan dirinya di tengah komunitas artistik yang hidup yang membentuk perjalanan musiknya. Perpaduan unik antara tradisi dan modernitas Jogja, jalanan yang ramai dan lanskap yang tenang, semuanya berkontribusi pada permadani sonik "PRACHODAYAT."

"Yogyakarta adalah tempat saya menemukan diri saya sendiri, di sinilah saya terhubung dengan musisi dan seniman lain, dan di mana saya benar-benar mulai mengeksplorasi kreativitas saya sendiri. Kota ini memiliki dampak yang mendalam pada saya, dan saya ingin menangkap itu dalam lagu ini," aku Metzdub.

Kolaborasi apik antara Sirin Farid Stevy dan Metzdub sepenuhnya mendapat dukungan dari banyak pihak masing-masing, Roby Setiawan (gitaris FSTVLST) yang meminjamkan riff gitar, Yabes Yuniawan (Naughtyboy) pada synth bass, Paulus Neo (Majelis Lidah Berduri) pada keyboard dan synth, proses mixing dan mastering ditangani oleh Grayce Soba (Soba studio), serta dukungan penuh dari Tanda Tambah selaku executive producer. Single “Berani + Bahagia” resmi dirilis oleh DoggyHouse Records di spotify dan layanan musik digital mulai 14 Februari 2026.

Sedikitnya sepuluh pelaku di ‘belakang layar’ diberi kesempatan unjuk aspirasi terkait fenomena move-on dari zona nyaman guna mendapatkan sesuatu yang benar-benar baru dan memuaskan semuanya.

Berikut Lirik Indonesian Jazz, berjudul “BERANI + BAHAGIA”:

Tandanya hidupku hidupmu

Memberani membahagia

Hidup itu pendek seni itu panjang

Tidak juga setelah dipikir ditimbang

Hidup dan harapan selalu harus direntang

Sedang seni menumpuk di pojok gudang

Hidup itu panjang seni itu usang

Tidak juga setelah dipikir ditimbang

Hidup dan harapan selalu harus ditantang

Kadang seni jadi teman untuk berani

Sebentar saja mengalami

Sejenak saja memuncaki

Bersama-sama sendiri

Sendiri-sendiri bersama

Tak pernah memiliki

Maka tak akan pernah kehilangan

Tak pernah memerangi

Maka tak akan pernah terkalahkan

Semoga terus bertambah

Beraninya bahagianya

Songwriters: Andy Zulfan / Roby Setiawan / Farid Stevy Asta

Antonio dari Brand Marketing Tanda Tambah ketika dikonfirmasi Impessa.id, terkait keberadaan gallery merchandise “Berani + Bahagia” di lingkungan Brewing Room yang tanpa nama didepan gedungnya, menuturkan, “Berkat kemurahan hati owner maka ruang itu bisa digunakan se-efektif mungkin, pertanda kolaborasi untuk sama-sama memajukan semua pihak,” ujarnya singkat.

Dalam kesempatan malam itu, diluncurkan merchandise “BERANI + BAHAGIA” berupa t-shirt, mug, rokok edisi spesial, berada di ruang belakang Brewing Room yang buka petang hingga pukul 11 malam. (Feature of Impessa.id by Antok Wesman)