Jogja Tourism Training Center -JTTC Gelar Tasyakuran HUT Ke-20.
Hairullah Gazali selaku Direktur Korporat JTTC, LS BMWI, LSPP JDI, gelar Tasyakuran HUT Ke-20 membagikan sembako kepada warga sekitar JTTC Jalan Arimbi No.1, Kragilan, Sinduadi-Mlati, Sleman, Selasa (26/4/2022)
Impessa.id, Yogyakarta: Jogja Tourism Training Center -JTTC, lembaga pelatihan di bidang pariwisata sejak 2002 memasuki dua dasawarsa bertepatan dengan bulan suci ramadhan 1443 Hijriyah menggelar ulang tahun dengan tasyakuran.
Di usia ke-20 tahun merupakan usia yang cukup matang bagi sebuah lembaga pelatihan yang bergerak di industri pariwisata. Dua tahun pandemi Covid-19 menjadi cambuk bagi JTTC. Kecarut-marutan situasi dan kondisi industri pariwisata menjadikan tantangan tersendiri dan dengan segala keterbatasan, JTTC berjuang untuk tetap bangkit dan berdiri hingga JTTC dapat dikatakan berhasil dalam menghadapi dan menangani keadaan dengan tidak mudah.

Sebagai rasa syukur kepada Tuhan YME, JTTC menggelar tasyakuran membagi kebahagiaan berupa 20 paket sembako kepada fakir miskin di kawasan gedung JTTC serta pemberian santunan kepada 20 anak yatim-piatu di lingkungan sekitar pula, pada Selasa (26/4/2022).
Rangkaian kegiatan pada sore hari digedung kantor JTTC di Jalan Arimbi No. 1, Kragilan, Sinduadi, Mlati, Sleman, berupa, launching website JTTC, jttc.co.id, kemudian Penandatangan MoU dan sebagai acara puncak yaitu Webinar secara hybrid, bertema “Kesiapan SDM Hotel dan Restoran Pasca Pandemi” bersama BPD PHRI DIY dan Corporat Company.
Webinar tersebut menghadirkan narasumber dari berbagai pemangku pariwisata di bidang terkait, masing-masing, Hairullah Gazali SE MBA (Direktur Korporat JTTC, LS BMWI, LSPP JDI), Deddy Pranowo (Ketua PHRI DIY), Reza Septiana (Ketua HRMA DIY), Indi Printianto (PHRI DIY) seta Niken Karsiati (Manager Mutu BMWI). Hadir pula perwakilan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Kemenpar) Titik Lestari (Direktur Standarisasi Kompetensi Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif {Kemenpar}).
Secara umum tasyakuran bertujuan untuk memberikan doa dan harapan-harapan terbaik bagi Korporat khususnya Jogja Tourism Training Center -JTTC, serta mempersiapkan kesiapan Hotel dan Restoran dalam menyongsong kembali tatanan kehidupan pariwisata di era pasca pandemi. (Humas JTTC/Antok Wesman-Impessa.id)
