SIBAKUL Malioboro Menari Pecahkan Rekor MURI, Sabtu Siang, 2 November 2023
Impessa.id, Yogyakarta 1 September 2023 - “SiBakul Malioboro Menari 2023” adalah acara yang diinisiasi oleh Dinas Koperasi dan UKM DIY dengan menggunakan Dana Keistimewaan sebagai bentuk digitalisasi model Pembinaan Sirkular dan Ajang Promosi DISKOP UKM DIY bagi pelaku Koperasi dan UMKM di Daerah Istimewa Yoygakarta.
Ir. Srie Nurkyatsiwi, MA. Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY mengatakan salah satu cara yang DISKOP UKM DIY tempuh adalah dengan menggelar event promosi yang bersifat massal untuk lebih mendekatkan SiBakul kepada masyarakat luas.

“Tari massal Line Dance yang melibatkan sedikitnya 1500 penari dari 11 propinsi di Indonesia, diantarannya dari Jawa, Bali, Kalimantan dan Sumatera, berlangsung Sabtu siang, 2 November 2023, dimulai pukul 14.00 WIB di sepanjang jalan Malioboro, dimulai dari Teras Malioboro 1 kemudian menyebar ke Utara, memasuki jalan Malioboro sepanjang 680 Meter,” jelas Srie Nurkyatsiwi saat Press Conference di Aula Dinas Koperasi dan UKM DIY Jalan HOS Cokroaminoto Yogyakarta, Jumat (1/9/2023).
“Uniknya, seluruh peserta penari mengenakan busana adat tradisional masing-masing daerah, dengan tarian Line Dance berdurasi sekitar 45 menit, dan penutupan arus lalu lintas memasuki Jalan Malioboro, dilakukan secara bertahap pada Sabtu siang, mulai pukul 12.00 WIB, untuk itu, kami mohon dukungan dari masyarakat untuk dapat mengambil alternatif jalur lain yang disarankan oleh para petugas,” imbuhnya lebih lanjut.


Sementara itu, Paniradya Pati Kaismewan Aris Eko Nugroho, SP, MSi, menuturkan, “Perputaran uang selama event SiBakul Malioboro Menari 2023, diprediksi mencapai 4.7 Miliyar selama dua hari, dari mulai persiapan sampai hari pelaksanaan. Terdiri pengeluaran peserta Line Dance yang berasal dari luar Jogja dan dalam Jogja seperti untuk hotel, transportasi selama di Jogja, belanja di Teras Malioboro, Pasar Beringharjo dan Pertokoan di kawasan Malioboro. Pengeluaran lainnya berupa makan dan minum untuk peserta maupun panitia, dan UKM pembuat syal yang dikenakan oleh seluruh penari.”
“Selain sebagai cara untuk mempromosikan UKM Daerah Istimewa Yogyakarta keseluruh masyarakat DIY maupun Indonesia, acara ini juga bertujuan untuk mendukung Jogja Menuju Warisan Dunia dan bagian dari rangkaian ulang tahun Keistimewaan Jogja ke 11,” ungkap Aris Eko Nugroho. (Tim Humas Dinas Koperasi dan UKM DIY/Antok Wesman-Impessa.id)

